{"id":1402,"date":"2026-07-29T08:18:57","date_gmt":"2026-07-29T08:18:57","guid":{"rendered":"https:\/\/sukuraga.com\/rumahbudaya\/?page_id=1402"},"modified":"2026-07-29T10:33:32","modified_gmt":"2026-07-29T10:33:32","slug":"peneliti","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/sukuraga.com\/rumahbudaya\/peneliti\/","title":{"rendered":"Peneliti"},"content":{"rendered":"\n<h5 class=\"wp-block-heading has-small-font-size\">Penelitian Wayang sukuraga<br>Jejak Penelitian Wayang Sukuraga<br>Sejak lebih dari satu dekade terakhir, Wayang Sukuraga telah menarik perhatian dunia akademik sebagai objek kajian pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Puluhan peneliti tingkat sarjana dan pascasarjana telah mengangkat Wayang Sukuraga sebagai topik riset mereka.<br>Dr. Dyah Lyesmaya, sejak menjadi dosen dan Kepala Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Sukabumi,hingga kini menjadi dosen dan kepala prodi pasca sarjana Universitas Nusaputra adalah salah satu peneliti yang paling lama dan konsisten mengkaji Wayang Sukuraga. Baginya, \u201cWayang Sukuraga adalah kearifan lokal yang tidak ada di daerah lain.\u201d<br>Linimasa Kolaborasi Riset<br>2018 \u2014 Bersama Effendi, mempresentasikan Wayang Sukuraga di International Conference on Education (ICEDU), Bangkok, Thailand<br>2019 &gt; sekarang,bersama Effendi ( Fendi Sukuraga ) mengembangkan aplikasi pembelajaran Android \u201cSukuraga\u201d, memperluas jangkauan metode ke media digital interaktif<br>2021 \u2014 Bersama dosen-dosen PGSD UMMI lainnya, menulis buku Mengenal Diri Mengoptimasi Kreasi, menerjemahkan filosofi Wayang Sukuraga ke dalam kerangka pendidikan karakter yang aplikatif<br>2026 \u2014 Mengajukan penelitian \u201cKnowing the Self Before the Screen: Sukuraga Puppetry and Children\u2019s Self-Regulation in an AI-Enabled World\u201d ke program LEGO Foundation Fellowship, menyelidiki bagaimana nilai mengenal diri dalam Wayang Sukuraga dapat membangun kemampuan regulasi diri anak dalam menghadapi dunia yang didukung kecerdasan buatan (AI)<br>Riset ini menempatkan Wayang Sukuraga bukan sekadar warisan budaya, melainkan kerangka pedagogis yang relevan menjawab tantangan pendidikan anak masa kini \u2014 termasuk bagaimana anak dapat menggunakan teknologi AI secara bijak tanpa kehilangan kemampuan berpikir mandiri.<\/h5>\n\n\n\n<p><strong>APA KATA PARA JURNALIS MEDIA ONLINE DAN TELEVISI<\/strong><br>silahkan buka link di bawah ini :<br><br>MERDEKA.COM<\/p>\n\n\n\n<p>siapa DR.Dyah Lyesmaya&#8230;&#8230;&#8230;..more<\/p>\n\n\n\n<p>mengenal-sukuraga-wayang-khas-sukabumi-yang-membawa-pesan-kebaikan<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/www.merdeka.com\/jabar\/mengenal-sukuraga-wayang-khas-sukabumi-yang-membawa-pesan-kebaikan.html\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Reporter :&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.merdeka.com\/reporter\/nurul-diva-kautsar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Nurul Diva Kautsar<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Rabu, 15 April 2020 18:04<\/p>\n\n\n\n<p>PIKIRAN RAKYAT&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>sukuraga-khas-sukabumi-ajak-masyarakat-tahu-makna-5-nada-seni-karawitan<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/www.pikiran-rakyat.com\/jawa-barat\/pr-01663483\/tembus-mancanegara-wayang-sukuraga-khas-sukabumi-ajak-masyarakat-tahu-makna-5-nada-seni-karawitan\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>&nbsp;\/Antara Foto\/Ardiansyah<\/p>\n\n\n\n<p>12 Agustus 2020, 09:21 WIB<\/p>\n\n\n\n<p>___________________________________________________________________<\/p>\n\n\n\n<p>PENGARUH WAYANG SUKURAGA TERHADAP LITERASI SISWA KELAS TINGGI SD KOTA SUKABUMI&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Iis Nurasiah1)*, Dyah Lyesmaya2), Dedea Sumiarsa3)<br>APRIL 2019.<br>ISSN : 2579 \u2013 6151 e-ISSN : 2614 \u2013 8242._&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/jurnal.umj.ac.id\/index.php\/holistika\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>___________________________________________________________________________<\/p>\n\n\n\n<p><strong>WAYANG SUKURAGA DI KOTA SUKABUMI : PERKEMBANGAN SERTA PERANNYA DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN MENDORONG EKONOMI KREATIF TAHUN 1996-2015<br><\/strong>Nurzaman, Asep Muhmad Iqbal&nbsp;(2016)<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"http:\/\/repository.upi.edu\/24038\/\">http:\/\/repository.upi.edu\/24038\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><strong>___________________________________________________________________________<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Wayang Sukuraga: Interview with Effendi<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/soccamacha.blogspot.com\/2020\/06\/wayang-sukuraga-interview-with-effendi.html?m=1\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Stefano romano&nbsp;&nbsp;.Jurnalis foto Italy<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>on&nbsp;<\/em><a href=\"https:\/\/soccamacha.blogspot.com\/2020\/06\/wayang-sukuraga-interview-with-effendi.html\"><em>June 27, 2020<\/em><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><strong>__________________________________________________________________________________________<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Filosopi mendalam pada wayang Sukuraga ( ANTARA NEWS)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/www.antaranews.com\/video\/814048\/filosofi-mendalam-pada-wayang-sukuraga\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>________________________________________________________________<\/p>\n\n\n\n<p><br>Wayang Sukuraga . ( Musikalisasi)&nbsp;<br>Kolaborasi dengan guru guru se Indonesia<br>di Auditorium Perpustakaan Nasional. Jakarta.<br>Penyelenggara : Rumah Seni Asnur.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/m.facebook.com\/story.php?story_fbid=10215397813125760&#038;id=1449877615\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>___________________________________________________________________________<\/p>\n\n\n\n<p>ANALISIS VISUAL WAYANG SUKURAGA&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jurnal Dasa Rupa. NUSA PUTRA<\/p>\n\n\n\n<p>Ditulis : Mery . Universitas Nusa Putra.<br><a href=\"https:\/\/dasarupa.nusaputra.ac.id\/article\/view\/11\">https:\/\/dasarupa.nusaputra.ac.id\/article\/view\/11<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><strong>_________________________________________________________________________________________<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Wayang Sukuraga dari Bahasa Rupa ke Bahasa Pertunjukan.<br>Jurnal .<br>Alif suardi .ISBI Bandung.<a href=\"file:\/\/\/Volumes\/Sukuraga%202\/MAESTRO%20FILEl\/DOKUMEN%20PENDUKUNGl\/%0bhttps:\/jurnal.isbi.ac.id.%0d\"><br>https:\/\/jurnal.isbi.ac.id.<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>___________________________________________________________________<\/p>\n\n\n\n<p>FILOSOFI WAYANG SUKURAGA&nbsp;&nbsp;DARI&nbsp;&nbsp;SUKABUMI<\/p>\n\n\n\n<p>Selasa, 1 Maret 2016 13:53 WIB<\/p>\n\n\n\n<p>Antara News. Com.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/www.antaranews.com\/video\/24092\/filosofi-wayang-sukuraga-dari-sukabumi\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>__________________________________________________________________________<\/p>\n\n\n\n<p>Kenalkan kesenian khas kota Sukabumi , lewat Wayang.<\/p>\n\n\n\n<p>8 Mar 2016 \u00b7&nbsp;Diupload oleh JPNN.COM<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penelitian Wayang sukuragaJejak Penelitian Wayang SukuragaSejak lebih dari satu dekade terakhir, Wayang Sukuraga telah menarik perhatian dunia akademik sebagai objek kajian pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Puluhan peneliti tingkat sarjana&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-1402","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sukuraga.com\/rumahbudaya\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1402"}],"collection":[{"href":"https:\/\/sukuraga.com\/rumahbudaya\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/sukuraga.com\/rumahbudaya\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sukuraga.com\/rumahbudaya\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sukuraga.com\/rumahbudaya\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1402"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/sukuraga.com\/rumahbudaya\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1402\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1421,"href":"https:\/\/sukuraga.com\/rumahbudaya\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1402\/revisions\/1421"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sukuraga.com\/rumahbudaya\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1402"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}