Penghargaan sebagai apresiasi dari masyarakat, Akademisi dan pemerintah terhadap Kesenian Wayang Sukuraga, tentu tidak dapat dipisahkan sebagai penghargaan pada Effendi pribadi sebagai penciptanya dan penghargaan pada kesenian Sukuraga hasil kreatifitasnya.
Kesenian Sukuraga pertama lahir yaitu berupa Lukisan yang bertemakan para anggota tubuh manusia ( Lukisan Wayang Sukuraga ) pada tahun 1993, enam tahun sebelumnya yaitu tepatnya pada tahun 1987 Effendi sudah tertarik pada anggota tubuh manusia yang menjadi obyek lukisannya sampai tahun 1992 dengan judul / tema lukisannya ” Langkah – Langkah “. Salahsatu dari karya Langkah – Langkah yang di buat tahun 1989 telah dibeli/di Koleksi oleh Bpk, Michael Bambang Hartono pemilik perusahaan jarum { Orang terkaya no 1 di Indonesia bersama Adiknya ).

” LANGKAH 1, Media Cat Minyak 1987
Penghargaan atau prestasi yang sesungguhnya Bagi pak EFFENDI, bukan diukur oleh seberapa banyak Lukisannya terjual pada kolektor orang orang terkenal dan berapa harganya, atau seberapa banyak piagam penghargaan, sertifikat atau tropy yang diraihnya . Kesuksesan manusia sesungguhnya menurut Effendi adalah seberapa besar manfaat karyanya bagi masyarakat demi pembangunan Bangsa.
Wayang sukuraga pada awalnya hanya dilihat ke unikan bentuknya saja.
